Selasa, 14 Maret 2017

Qiutters Can Win

Qiutters Can Win Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Pembaca, saya yakin Anda pasti pernah mendengar ungkapan, “Winners never quit and quitters never win”, yang jika diterjemahkan menjadi, “Pemenang tidak pernah berhenti (mencoba) dan pecundang tidak akan pernah menang (karena berhenti mencoba)”.

Tahukah Anda siapa tokoh terkenal yang mendeklarasikan pernyataan di atas? Benar sekali. Beliau adalah Vince Lombardi, pelatih sepakbola Amerika yang mashyur.

Mungkin Anda juga pernah mendengar perdana menteri Inggris, saat Perang Dunia Kedua, Sir Winston Churchill berkata, “Never, never, never quit.”

Nah, pertanyaan saya sekarang adalah, “Apakah Anda yakin dan percaya serta menerima sepenuhnya apa yang dikatakan oleh kedua tokoh ini?”

Saya dulu sangat percaya. Bahkan saya menambahkannya dengan pernyataan, “Sukses diukur bukan dari tingginya pencapaian. Sukses diukur lebih berdasarkan seberapa besar hambatan yang berhasil kita atasi dalam proses mencapai sukses”, dan “Tidak penting berapa kali Anda jatuh, yang penting adalah berapa kali Anda bangkit kembali setelah Anda jatuh”.

Lengkaplah sudah keyakinan saya ini
... baca selengkapnya di Qiutters Can Win Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Rabu, 08 Maret 2017

Kekuatan dari Minat

Kekuatan dari Minat Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Ketika saya memotivasi para mahasiswa di Ponorogo beberapa hari yang lalu, seorang mahasiswa bertanya pada saya: ” Kenapa Mbak Eni memilih untuk menulis, kok gak yang lain?”

Saya menjawab, karena bidang yang saya minati adalah menulis. (Karena banyak yang bertanya soal menulis, maka kolom selanjutnya saya membahas tentang menulis).

Ketika saya balik bertanya kepada mereka: “Apa bidang yang paling diminati sebagai bekal untuk hidup?” Kebanyakan dari mereka belum siap dengan pertanyaan saya. Hanya beberapa gelintir saja yang telah memiliki tujuan yang jelas.

Saat menjadi mahasiswalah saat yang paling tepat untuk menekuni bidang yang paling diminati. Masa menjadi mahasiswa adalah masa belajar dan berlatih sehingga ketika lepas kuliah diharap telah menjadi ahli di bidangnya. Nyatanya, kebanyakan dari mereka -yang mungkin bisa mewakili rekan-rekan mahasiswa dari perguruan tinggi lain- masih santai, sebagian lagi masih bingung. Hal ini dikarenakan oleh kondisi mereka yang belum mengalami masa kritis
... baca selengkapnya di Kekuatan dari Minat Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sabtu, 11 Februari 2017

Apakah Memaafkan Sama Dengan Melupakan?

Apakah Memaafkan Sama Dengan Melupakan? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Di milis Money Magnet baru-baru ini ramai dibahas mengenai memaafkan dan melupakan. Ada yang mengalami suatu pengalaman yang menyakitkan dan merasa sulit untuk memaafkan. Ada yang merasa sudah memaafkan namun kok nggak bisa melupakan. Apakah memaafkan sama dengan melupakan?

Saya menjelaskan mengenai efek dan khasiat memaafkan di artikel Forgiveness is The True Healer. Ini adalah artikel yang saya posting di web saya beberapa waktu lalu.

Bagaimana sih kok kita ini sampai bisa punya masalah, khususnya yang berhubungan dengan emosi negatif?

Sebenarnya semua emosi itu positif. Namun untuk memudahkan penjelasan maka saya “mengkategorikan” emosi seperti marah, kecewa, dendam, benci, terluka, sakit hati, perasaan bersalah, takut, cemas, khawatir, dan kawan-kawannya sebagai emosi negatif. Emosi negatif adalah emosi yang bila kita rasakan atau alami akan sangat mengganggu kita.

Pertanyaannya sekarang adalah, “Dari manakah sebenarnya emosi ini?”

Emosi muncul sebagai hasil dari suatu pemaknaan. Setiap kejadian adalah n
... baca selengkapnya di Apakah Memaafkan Sama Dengan Melupakan? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sabtu, 04 Februari 2017

KEBIASAAN OPTIMIS DALAM BELAJAR

KEBIASAAN OPTIMIS DALAM BELAJAR Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Hampir semua kenakalan remaja terjadi karena mereka merasa kurang diperhatikan dan disayangi oleh orang tua mereka. Apa yang menyebabkan kebanyakan siswa tidak menyukai belajar? Atau tidak menyukai mata pelajaran tertentu, bahkan semua mata pelajaran? Jika pertanyaan ini kita tanyakan kembali pada orang-orang tua, sewaktu mereka masih belajar dulu, apakah masih pantas? Dengan kata lain, kebanyakan orang-orang tua pun tidak menyukai belajar, bukan hanya semasa sekolah dulu, mungkin masih sampai sekarang.

Lantas, apa yang menjadi penyebabnya? Peter Kline mengemukakan sebuah pernyataan menarik: Belajar Akan Efektif Jika Dilakukan Dalam Suasana Menyenangkan. Ini berarti, kegiatan belajar-mengajar akan membosankan dan tidak menarik, kalau tidak tercipta suasana yang menyenangkan. Dari sini dapat kita telusuri lagi dengan sebuah pertanyaan: Kenapa suasana belajar tersebut tidak menyenangkan? Atau kenapa sebuah mata pelajaran bahkan semua itu tidak menarik dan tidak menyenangkan? Buckminster Fuller memberikan jawabannya. Kata beliau, “Setiap anak terlahir jenius, tetapi kita memupuskan kejeniusan mereka dalam enam bulan pertama.” Lho, kok bisa demikian? Bukankah s
... baca selengkapnya di KEBIASAAN OPTIMIS DALAM BELAJAR Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kamis, 02 Februari 2017

Tong A Fie - Orang Terkaya Asal Medan

Tong A Fie - Orang Terkaya Asal Medan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Bila di Jawa kita mengenal Oei tiong ham. maka di sumatra juga punya kisah tragis yang lebih menyentuh bak telenovela namun ini

adalah kisah nyata. Tahun 2010 ini, rencananya kisan tjong a fie akan menjadi buku seri biografi sejarah saya yang ke dua setelah oei hui lan. sebelum membaca kisahnya lebih lengkap, ada baiknya anda membaca sedikit kisah ini. Sebuah pelajaran penting memaknai arti sebuah kekayaan yang bernilai tentang berbagi namun takdir bisa mengubah segalanya.

Tahun 1981, Queeny Chang, Putri Tjong A Fie, menerbitkan buku riwayat hidupnya. Tentu saja ia banyak bercerita perihal ayahnya, seorang hartawan yang masih diingat masyarakat luas di Sumatera Utara dan Semenanjung Tanah Melayu sampai kini. Menurut H. Yunus Jahja, semasa kanak-kanak di Medan ustad kenamaan K.H. Yunan Helmy Nasution belajar mengaji di salah satu mesjid sumbangan Tjong A Fie yang juga mendirikan berbagai kuil, gereja dan sekolah.

Pada tahun baru Imlek 1902, ayah mengadakan resepsi tahun baru di rumah kami. Saat itu saya berumur 6 tahun. Ibu memakaikan saya sarung kebaya. Rambut saya yang botak di beberapa tempat akibat baru sembuh dari tifus, disanggul dan diberi beberapa tusuk sanggul berhiaskan intan. Berlainan dengan ibu, saya tidak cantik. Wajah saya pucat dan persegi. Mata saya sayu, bulu mata saya jarang dan alis mata saya tipis berantakan.

Ibu saya mengenakan kebaya dan songket. Rambut ibu yang hitam berkilat dihiasi sederet tusuk sanggul i
... baca selengkapnya di Tong A Fie - Orang Terkaya Asal Medan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kamis, 19 Januari 2017

FUTURE TRADING, LEVERAGE FACTOR? AH, APA LAGI?

FUTURE TRADING, LEVERAGE FACTOR? AH, APA LAGI? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

02 April 2007 – 16:54 (Her Suharyanto)   Diposting oleh: Editor

(Rate: 9.00 / 1 votes) Seri Artikel News for Wealth

Seorang pembaca, Pak Randi Temat, menulis surat berisi pertanyaan untuk saya. Karena pertanyaan itu menyangkut hal yang mungkin berguna untuk pembaca lain, maka saya putuskan untuk memuat jawaban saya di media ini. Dengan satu paragraf pengantar, Pak Randi mengajukan pertanyaan-pertanyaan ini:

1. Dalam Future Trading sering saya dapati tentang Leverage Factor atau daya ungkit. Terus terang saya masih agak bingung dengan hal ini. Tolong kiranya Bapak bisa menjelaskan saya tentang hal ini.

2. Kalo kita membeli saham/valas, kita mempunyai kemungkinan capital gain atau capital loss . Pertanyaan saya: Apakah Leverage factor itu yang menyebabkan kita mengalami capital loss hingga benar-bangkrut bangkrut.

3. Adakah Instrumen Investasi yang memungkinkan kita tidak mengalami capital loss hingga bangkrut? Jadi ya layaknya instrumen konvensional seperti investasi pada tanah misalnya?

4. Saya ingin memberi andil bagi perekonomian bangsa ini. Adakah instrumen trading yang bisa membuat saya melakukan itu? Kalau saya melakukan valas trading dollar/rupiah, apakah ini akan membantu menguatkan rupiah? Saya ingin melakukan trading yang melemahkan dollar sehingga rupiah mengua
... baca selengkapnya di FUTURE TRADING, LEVERAGE FACTOR? AH, APA LAGI? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1